Seguici
  • Twitter
  • Facebook
Biografi Bergegas Proklamator Bapak Soekarno

Biografi Bergegas Proklamator Bapak Soekarno

Bagi masyarakat Nusantara, nama Soekarno tidak ada yang tidak mengenalnya. Soekarno terkenal sederajat bapak proklamator Indonesia yang sangat dikagumi oleh semua masyarakat Nusantara bahkan warga dunia. Oleh karena itu banyak yang ingin mengetahui lebih uraian mengenai biografi Soekarno yang sangat menginspirasi mulai dari pidato-pidatonya yang mampu biografi soekarno dari anak-anak muda sementara.

 

Bahkan hingga saat ini, makna dari lektur Soekarno berikut masih besar yang menyenangi dan merangsang semangat mulai generasi ke generasinya. Kecuali sebagai ayah proklamator, Soekarno yang ialah presiden perdana di Nusantara. Bukan hanya itu Soekarno adalah satu diantara pemimpin yang sangat disegani oleh pemimpin-pemimpin Negara pada dunia di saat itu.

 

Sedikit riwayat hidup Soekarno yakni Soekarno dilahirkan pada tercecer 6 Juni 1901 tepatnya di Blitar dengan identitas aslinya ialah Koesno Sosrodiharjo. Sejak mungil Soekarno adalah anak yang berprestasi dilihat dari penguasaan bahasa yang begitu tidak sedikit sehingga Soekarno dikenal karena kecerdasannya di kancah jagat. Soekarno yang sering dipanggil Bung Karno ini mempunyai istri yang bernama Fatmawati, hartini, serta Ratna Biang Dewi.

 

Daripada istri yang pertama yakni Fatmawati, mempunyai anak dinamakan Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari Hartini memiliki budak bernama Taufan dan mulai istri yang ketiga yaitu Ratna Pati Dewi punya anak bernama Kartika. Beliau menyelesaikan pendidikan di HIS Surabaya, HBS atau Hoogere Burger School, dan THS atau Technische Hoogescholl di Bandung. Beliau meninggal di tanggal 21 Juni 1970 dan dimakamkan di negeri Blitar Jawa timur.

 

Riwayat hidup Soekarno di dalam masa kecilnya, ia tidak tinggal secara kedua sosok tuanya di Blitar menyendirikan tinggal beserta kakeknya adalah Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Beliau pernah menelaah disana walaupun tidak siap karena sira harus mengintil orang tuanya yang silih ke Mojokerto. Beliau pondok pesantren pendidikan di Eerste Inlandse School di Mojokerto dimana rama Soekarno hidup sebagai ketua. Kemudian tahu berpindah maktab ke HBS di Surabaya kemudian beliau tinggal di rumah HOS Cokroaminoto ataupun Haji Oemar Said yang merupakan satu diantara sahabat mulai ayah Soekarno.